Pluralisme dan pluralitas memiliki arti yang sama, yaitu sebuah keadaan yang bersifat plural, jamak, atau banyak. Banyak masyarakat awam yang salah mengartikan pluralisme sebagai pemahaman yang memandang semua agama sama, atau hanya agamanya paling benar sehingga secara a piori mereka menegaskan pluralisme. Padahal pluralisme adalah menjunjung tinggi adanya perbedaan dalam masyarakat yang multikultural dan itu adalah konteks kelahiran pluralisme. Pluralisme agama adalah sebuah asumsi yang meletakkan kebenaran agama sebagai kebenaran yang relatif dan menempatkan agama pada posisi setara, apapun jenis agama itu. Pluralisme agama juga meyakini bahwa semua agama adalah jalan yang benar menuju Tuhan yang sama. Ciri-ciri Pluralisme Agama 1. Pluralisme bukan hanya keragaman, tetapi terlibat dengan energik dengan keragaman juga. 2. Pluralisme bukanlah sebuah toleransi saja, tetapi pencarian aktif pemahaman lintas garis perbedaan. 3. Pluralisme bukanlah relativisme, tetapi sebuah pertemua...
Mistisisme adalah ajaran yang ilmu pengetahuannya berkaitan dengan pengalaman langsung, bukan melalui metafisika ataupun penjelasan rasional tentang yang mutlak. Dalam Islam, mistisme bertujuan untuk memperoleh hubungan langsung dengan Allah sehingga menimbulkan kesadaran akan adanya komunikasi atau dialog antara ruh manusia dan Tuhan, dengan jalan mengasingkan diri dan berkontemplasi. Sufisme merupakan ikhtiar meningkatkan kualitas diri menjadi pribadi yang unggul. Nilai-nilai yang diajarkan seperti kesabaran, optimisme, dan keikhlasan. Ajaran yang menekankan pembersihan diri ini dapat merubah manusia menjadi lebih baik, penuh cinta kasih dan semakin dekat kepada Allah Swt. Pada sufistik islam bertujuan agar setiap muslim berbudi pekerti yang luhur, bertingkah laku, berperangai atau beradat-istiadat yang baik sesuai dengan ajaran Islam.