Pendekatan historis adalah meninjau permasalahan dengan berfokus pada sudut pandang peninjauan sejarah, menjawab permasalahannya, dan menganalisisnya dengan menggunakan metode analisis sejarah.
Fakta sejarah menunjukkan bahwa pendekatan studi Islam yang menguasai umat muslim lebih cenderung besifat subjektif, apologi, dan menutup diri terhadap pendekatan orang-orang dari luar yang sifatnya objektif dan rasional. Ajaran agama Islam memiliki dua sumber utama, yaitu Al-Qur'an dan Hadist. Kedua sumber tersebut bersifat rasional dan adaptif terhadap perkembangan zaman dan berkembang menjadi ajaran yang tabu terhadap perkembangan zaman, sehingga kehidupan umat Islam terkesan ketinggalan zaman. Maka dari itu, adanya kontak antara budaya modern dengan Islam, maka hal itu bisa mendorong umat Muslim agar dapat bersikap objektif dan terbuka terhadap pandangan luar sehingga ajaran- ajaran Islam bisa berkembang dan dibutuhkan oleh umat Muslim.
Comments
Post a Comment